Sering dalam hati saya terlintas pertanyaan, mending mana sih meninggalkan atau ditinggalkan?
Mungkin sama seringnya juga dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan seperti, mending mana mencintai atau dicintai? melukai atau dilukai? dan yang lain semacam itu.
Pernah disuatu titik di kehidupan ini, mungkin beberapa kali juga sih, saya berpikir bahwa saya mending ditinggalkan daripada meninggalkan. Saya tahu bagaimana rasanya meninggalkan dan ditinggalkan. Sakit, rasanya kurang cocok sih disebut sakit, atau mungkin sedih? Yah, begitulah pokoknya.
