Iya. Seperti yang sudah bilang di entri yang lalu, bulan ini saya mau ikut tes ujian SIM.
Hari ini, pagi-pagi saya udah cantik, siap-siap berangkat ke Satpas Colombo yang terletak di Jalan Ikan Kerapu. Daerah Perak Barat Surabaya Utara. Lebih lengkapnya google aja deh. Dengan ditemani ibu saya, kita kemudian berangkat naik motor. Haha ini menggelikan, saya sudah pernah nulis sebelumnya, bagaimana bisa orang yang tidak punya SIM datang ke kantor polisi tempat pembuatan SIM dengan mengendarai motor sendiri. Ini pelanggaran terang-terangan di depan mata pihak yang berwajib tapi lalu diabaikan dengan terang-terangan pula. Ahh sudahlah, saya juga agak kurang paham.
Jadi sesudah sampai di tempat tujuan saya pun segera bermaksud untuk mendaftar, tapi rupanya saya harus ikut tes kesehatan dulu. Untuk ikut tes kesehatan siapkan dulu fotokopi KTP 1 lembar. Kemudian setelah tes, saya dikenakan biaya sebesar Rp. 20.000.-
Setelah lulus tes kesehatan, saya disuruh ambil formulir di loket yang sudah disediakan. Setelah diisi, formulir dikumpulkan lagi ke loket yang untuk mengikuti ujian teori. Karena saya mau bikin SIM C baru(bukan perpanjangan), maka saya diminta untuk menyertakan KTP asli bersama dengan formulir yang tadi. Setelah itu saya disuruh ikut pengarahan mengenai peraturan lalu lintas dan materi ujian, kemudian di beri kartu tanda untuk mengikuti ujian teori. Tapi sebelum ikut ujian teori kita masih harus nunggu nama kita dipanggil dulu.
![]() |
| Kartu Tanda |
Ga lama, nama saya dipanggil, maka masuklah saya ke ruangan ujian bersama beberapa orang yang lain. Disitu dikasih arahan bagaimana cara menjawab ujian. Setelah merasa cukup paham, saya dan yang lainnya juga mengerjakan soal ujian. Ujiannya menggunakan komputer dan terdiri dari 30 soal, untuk bisa lulus minimal kita harus dapat nilai 60 atau minimal mengerjakan 18 soal dengan benar. Begitu soal nomer 30 selesai dikerjakan, di layar komputer akan langsung muncul hasil nilainya kemudian otomatis di print. Mari kita simak hasil ujian saya.
![]() |
| So close..!!! |
Hahhh..ini prett banget. Memalukan...padahal dulu saya ngehina-hina si Dewi gara-gara ga lulus ujian teori, sekarang malah saya sendiri.
Yasudah, tunggu kelanjutan entri ini 2 minggu lagi.


repot banget pakai2 ujian,
ReplyDeletebawa duit, dtg ke bagian urus sim,
gak sampai 2 jam selesai,
nb. makin banyak "nyiram" ke org dalam mkin cepat, bahkan diantar ke rumah, trust me it works,
saya udah buktikan..
kta hrus tetap jaga budaya kita yg sperti itu, kalau semuanya srba bersih kyk ngara2 maju lain, siapa yg mlestarikannya?
ayolah, lihat sisi postifnya, saya hanya org yg tetap mnjaga nilai2 budaya agar tidak terkikis..
haha trus saya harus bilang 'wow bener juga' gitu?
Deleteapa enaknya cb dapet sim dengan cara begitu? ga ada tantangannya #sok :p
memangnya apa gunanya mengikuti cara yang benar atau cara yang salah?
Deletememangnya dunia ini bisa seimbang kalau semua menggunakan satu cara?
balance Yen, balance, intinya balance..
nah itu. intinya kan balance. karena sampeyan milih cara itu, maka saya seimbangkan dengan make cara ini :)
Deletekamu keliru, Yen,
Deletekamu slalu njawab kalau dikasi tau..
mohon dimaafkan..
DeleteJustru bibit2 seperti ini yang harus dimusnahkan, karena untuk melawan korupsi itu harus mulai dari yang kecil dulu. Kalau smua berdasarkan UUD mw jadi apa negara ini. Nikmatnya DIY nggak ada yg ngalahin daripada pake duit. hehehe....
ReplyDeletebegitulah..
DeleteDIY apaan ya? daerah istimewa yogyakarta?
do it yourself
ReplyDeletewokeh.. :)
ReplyDeleteakhirnya ketemu juga
ReplyDeletetempat sim yang dicari dari tadi
terima kasih ya